INOVASI

Nama Instansi PKM WASAH
Nama Inovasi PELITA HATI DIA (PEDULI PENDERITA HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS)
Jenis Inovasi Non Digital
Inisiator OPD
Bentuk Inovasi Inovasi Pelayanan Publik
Waktu Uji Coba 01-01-2024
Waktu Implementasi 01-01-2024

Penyakit Tidak Menular (PTM) atau yang dikenal juga sebagai penyakit kronis, adalah jenis penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi seperti bakteri, virus, atau parasit. PTM seringkali terkait dengan gaya hidup, faktor lingkungan, dan genetik. Jenis-jenis PTM diantaranya adalah penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus. Data menunjukkan peningkatan kasus hipertensi dan diabetes melitus setiap tahunnya, serta adanya komplikasi yang dapat menurunkan kualitas hidup, menyebabkan kecacatan, bahkan kematian dini. 

Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 34,1% pada populasi dewasa. Angka ini meningkat dibandingkan Riskesdas tahun 2013 yang mencatat prevalensi hipertensi sebesar 25,8%. Prevalensi hipertensi di Kalimantan Selatan cukup tinggi, bahkan menjadi yang tertinggi di Indonesia pada tahun 2018. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi pada penduduk berusia di atas 18 tahun mencapai 44,13%. Sedangkan untuk diabetes, menurut data terbaru dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan prevalensi diabetes sebesar 11,7%, meningkat dari 10,9% pada tahun 2018. Diabetes melitus, terutama tipe 2, menjadi penyebab utama kematian ketiga di Indonesia, dengan 57,42 kematian per 100.000 penduduk pada tahun 2019. 

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di puskesmas yang selama ini sudah berjalan dan merupakan program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes melitus dan hipertensi. Program ini bertujuan untuk mengelola penyakit kronis secara efektif, mencegah komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) yang sudah ada menghadapi tantangan seperti kepatuhan pasien yang rendah, kurangnya edukasi terstruktur, dan keterbatasan pemantauan di luar fasilitas kesehatan.  Oleh karena itu, diperlukan adanya inovasi yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan, deteksi dini, edukasi, dan pemantauan yang berkelanjutan, serta melibatkan peran serta masyarakat. 

Tujuan inovasi Pelita Hati Dia adalah untuk meningkatkan cakupan pelayanan, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mengendalikan penyakit secara efektif dan berkelanjutan.  Inovasi ini dapat membantu pasien dalam mematuhi pengobatan, misalnya dengan mengingatkan jadwal kontrol kesehatan (cek tekanan darah dan gula darah), edukasi kepatuhan minum obat, serta memberikan edukasi tentang pentingnya kepatuhan, atau menyediakan layanan konsultasi online.

  • Meningkatkan kepatuhan bagi penderita hipertensi dan diabetes melitus untuk cek kesehatan rutin
  • Meningkatkan kepatuhan minum obat bagi penderita hipertensi dan diabetes melitus
  • Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan bagi penderita hipertensi dan diabetes melitus tentang penyakitnya
  • Mencegah terjadinya komplikasi yang dapat disebabkan oleh penyakit hipertensi dan diabetes melitus

  • Puskesmas Wasah mengembangkan inovasi ini dengan menggunakan kartu kontrol Pelita Hati Dia yang diberikan kepada setiap pasien penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus sebagai pengingat kontrol/ jadwal berobat ke Puskesmas.
  • Hasil dari penerapan inovasi ini memberikan kemanfaatan bagi penderita maupun puskesmas sendiri.

Video Tidak Tersedia

All rights Reserved © Your Company, 2021

Made with   by ThemeWagon