Alat Peraga Edukatif "Budaya dan Matematika: Belajar Penjumlahan dengan Kipas Sasirangan dan Tutup Botol Pintar" (TTG)
Halaman detail tetap menampilkan informasi inovasi seperti landing lama, tetapi sekarang dibungkus dengan struktur visual yang lebih rapi dan konsisten dengan tema public baru.
Alat peraga edukatif ini menggabungkan unsur budaya dengan pembelajaran matematika dasar, yaitu penjumlahan. Melalui penggunaan kipas sasirangan dan tutup botol pintar, siswa dapat belajar cara menghitung dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
Pokok Perubahan yang dilakukan antara lain
Peningkatan minat belajar anak, pengenalan budaya lokal, pembelajaran konkrit, peningkatan keterampilan motorik halus, penggunaan material bekas yang ramah lingkungan
https://drive.google.com/drive/folders/1X5trbAp8TV8yPJk3buBlfKnKYXWOgIVc?usp=sharing
1. Mempertahankan dan Mempromosikan Budaya Lokal
2. Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Penggunaan teknologi tepat guna dan integrasi budaya lokal dalam pembelajaran dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa.
3. Memperkuat Keterampilan Matematika untuk siswa Kelas 1 SD, anak dari Transisi PAUD-SD
4. Mendorong Kreativitas dan Inovasi: Proyek ini dapat merangsang kreativitas dan inovasi di antara siswa dan pendidik. Melalui penggunaan bahan-bahan sederhana dan terjangkau seperti tutup botol pintar, siswa dapat diajak untuk berpikir kreatif dalam memecahkan masalah dan menciptakan solusi yang inovatif.
Memperkenalkan Matematika dalam Konteks Budaya
Mendorong Interaksi dan Kolaborasi
Meningkatkan Kreativitas dan Keterampilan Tangan
Membangun Minat dan Motivasi Belajar
Alat peraga edukatif "Budaya dan Matematika : Belajar Penjumlahan dengan Kipas Sasirangan dan Tutup Botol Pintar" merupakan solusi inovatif yang dapat membantu meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap konsep penjumlahan, sambil memperkaya wawasan mereka tentang budaya lokal.